新南向國家學生心得分享

想知道國際學生們對於在臺灣唸書有什麼想法和感受?您一定要聽聽他們的故事。

Eddy Wijanto/ National Formosa University

From : Indonesia
Major : Department of Electro-Optical Engineering


Taiwan Telecommunications Annual Symposium (16th January 2020) (7) - Eddy Wiyanto.JPG 

Hi, Hello, my name is Eddy Wijanto, my Chinese name is 陳漢龍. I come from Indonesia. I am an Assistant Professor at one of the university in Jakarta, the capital of Indonesia. Since September 2018, I have been pursuing doctoral studies at the Department of Electro-Optical Engineering, National Formosa University, Taiwan and since 2019 as a Ph.D. Candidate. I got the Elite scholarship from Ministry of Education (MoE), Taiwan. Now, I am also the Chairperson of the Indonesian Student Association at National Formosa University. Besides study, I also teach Indonesian language at Language Training Center, National Formosa University.

Halo, nama saya Eddy Wijanto, nama Chinese saya Chen Han-Long (陳漢龍). Saya berasal dari indonesia. Saya bekerja sebagai Asisten Profesor di Jurusan Teknik Elektro, Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta, ibukota Indonesia. Sejak September 2018, saya menempuh studi program doktoral di Departemen Teknik Elektro-Optik, National Formosa University, Taiwan dan sejak tahun 2019 sebagai kandidat Ph.D. Saya memperoleh beasiswa ELITE dari Ministry of Education (MoE), Taiwan. Saat ini, saya dipercaya sebagai Ketua Asosiasi Pelajar Indonesia di National Formosa University. Selain studi, saya juga mengajar bahasa Indonesia di Language Training Center (LTC), National Formosa University.

————————————————————————————————————————————————————————————————————————

1. What made you decide to study in Taiwan?

(English)

I have been interested to study in Taiwan with some considerations:

  • Taiwan is good at technology and innovation.
  • Taiwan is a country with a good quality of education. The universities offer strong academic programs. Taiwan also has the high quality of the academic resources, and the rich cultural environment.
  • Many universities in Taiwan provide international programs.
  • Universities in Taiwan have collaborated with industry in conducting various research and projects.
  • Taiwan offers many scholarship programs for international students, either from government or from universities.
  • The cost of living in Taiwan is relatively affordable, similar to Indonesia.
  • A good transportation system with convenient and affordable public transportation modes.
  • Taiwan has many interesting ancient Chinese culture.
  • Taiwan has outstanding friendliness and caring of others.
  • Taiwan has an insurance program that provides assurance for international students that studying in Taiwan.

(Indonesian) 

Saya tertarik untuk belajar di Taiwan dengan beberapa pertimbangan:

  • Perkembangan dalam bidang teknologi dan inovasi yang sangat pesat di Taiwan.
  • Taiwan memiliki kualitas pendidikan yang baik. Universitas di Taiwan menawarkan program akademik yang unggul. Taiwan juga memiliki sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas tinggi, serta lingkungan yang kaya akan budaya.
  • Banyak universitas di Taiwan menyediakan program internasional.
  • Universitas di Taiwan telah berkolaborasi dengan industri dalam melakukan berbagai penelitian dan proyek.
  • Taiwan menawarkan banyak program beasiswa untuk pelajar internasional, baik dari pemerintah maupun dari universitas.
  • Biaya hidup di Taiwan relatif terjangkau, tidak berbeda jauh dengan di Indonesia.
  • Sistem transportasi yang baik dengan moda transportasi umum yang nyaman dan terjangkau.
  • Taiwan kaya akan budaya dan tradisi masa lampau yang menarik.
  • Warga Taiwan memiliki keramahan yang luar biasa dan kepedulian terhadap orang lain.
  • Taiwan memiliki program asuransi yang memberikan jaminan Kesehatan bagi pelajar internasional yang belajar di Taiwan.

 

2.  Briefly tell us about the program you are studying. What subjects are you studying? What have you enjoyed the most in your studies?
(English)

I study at the Department of Electro-Optical Engineering. Here I learned various technologies to use light as a transmission medium. Specifically, I study and research in the field of optical communication. The most memorable thing in this study is the availability of up-to-date and complete equipment so it is very supportive of learning and research activities. The opportunity to do some innovation is also a enjoyable thing during the study, the lecturers appreciate the ideas of students, and are always ready to provide valuable comment for assist students in their studies and research. The lecturers are very humble and caring of students.

(Indonesian) 

Saya belajar di Departemen Teknik Elektro-Optik. Di sini saya belajar berbagai teknologi dengan memanfaatkan cahaya sebagai media transmisi. Secara khusus, saya belajar dan meneliti di bidang komunikasi optik. Hal yang paling berkesan dalam proses belajar ini adalah ketersediaan peralatan yang mutakhir dan lengkap sehingga sangat mendukung kegiatan pembelajaran dan penelitian. Peluang untuk melakukan inovasi juga merupakan hal yang menyenangkan selama studi, para dosen sangat menghargai ide-ide mahasiswa dan selalu siap memberikan masukan yang berharga untuk membantu mahasiswa dalam studi dan penelitian mereka. Para dosen sangat rendah hati dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap mahasiswa.

3. How does studying in Taiwan compare with studying in your home country (e.g., teaching quality, environment, school equipment, facilities, etc.)?

(English)

The most fundamental difference from education in Taiwan with education in Indonesia is in terms of the learning environment and the availability of equipment. In Taiwan, the atmosphere of learning is very strong, lecturers regularly hold scientific meetings discussing the development of student research. In addition, lecturers and students are even still doing research until late at night. This is different in Indonesia where lecturers are only at the university during working hours and students are at the university only if they have classes. Lecturers in Taiwan are also more focused on working at one university, unlike in Indonesia where a lecturer works at several universities probably because of Taiwan higher welfare standards than in Indonesia. In addition, the availability of equipment, especially research-related equipment is very helpful for student studies, coupled with the availability of sufficient funds for research. Constraints on equipment and research funds are felt in universities in Indonesia.

(Indonesian)  

Perbedaan paling mendasar dari pendidikan di Taiwan dengan pendidikan di Indonesia adalah dalam hal lingkungan belajar dan ketersediaan peralatan. Di Taiwan, suasana belajar sangat terasa, para dosen secara berkala mengadakan pertemuan ilmiah untuk membahas perkembangan penelitian mahasiswa. Selain itu, dosen dan mahasiswa bahkan masih melakukan aktivitas penelitian hingga larut malam. Hal ini berbeda dengan kondisi di Indonesia dimana dosen umumnya berada di universitas hanya selama jam kerja dan mahasiswa berada di universitas hanya saat mereka memiliki jadwal kuliah. Dosen di Taiwan juga lebih fokus untuk bekerja di satu universitas, tidak seperti di Indonesia dimana seorang dosen umumnya bekerja di beberapa universitas. Hal ini mungkin disebabkan karena standar kesejahteraan Taiwan yang lebih tinggi daripada di Indonesia. Selain itu, ketersediaan peralatan, terutama peralatan yang berhubungan dengan penelitian sangat membantu untuk studi mahasiswa, ditambah dengan ketersediaan dana yang cukup besar untuk penelitian. Kendala pada peralatan dan dana penelitian sangat terasa di universitas-universitas di Indonesia.

4.  What has been the greatest challenge you faced in applying to study in Taiwan? How did you overcome this challenge?

(English)

The greatest challenge in applying to study in Taiwan is the information. Often the information contained on the university's official website, especially the English version, is not updated, so as a prospective student, I didn’t get clear information. The other challenge is the language barriers, where when asking some questions via email, the answers from universities officer in Taiwan are often unclear and didn’t answer the questions. To overcome this, I tried to find students who were studying in Taiwan, through social media, such as Facebook and Instagram. After finding and become a friend with students who are studying in Taiwan, I can get more clear information about study and its learning systems in Taiwan.

(Indonesian)  

Tantangan terbesar yang dihadapi saat mendaftar untuk studi di Taiwan adalah ketersediaan informasi. Seringkali informasi yang terdapat di situs web resmi universitas, terutama versi bahasa Inggris, tidak diperbarui, sehingga sebagai calon mahasiswa, saya tidak mendapatkan informasi yang jelas. Tantangan lainnya adalah hambatan bahasa, dimana ketika mengajukan beberapa pertanyaan melalui email, jawaban dari staf universitas di Taiwan sering tidak jelas dan tidak menjawab pertanyaan. Untuk mengatasinya, saya mencoba mencari dan berkenalan dengan mahasiswa yang sedang studi di Taiwan, melalui media sosial, seperti Facebook dan Instagram. Setelah menemukan dan berkenalan dengan mahasiswa yang sedang studi di Taiwan, saya dapat memperoleh informasi yang lebih jelas tentang studi dan sistem pembelajaran di Taiwan.

5.  What do you plan to do after you have finish your studies in Taiwan? Would you like to stay in Taiwan?  Why? 

(English)

After completing the study, I need to go back to Indonesia, because I have a contract with my university. It is expected that the knowledge that has been obtained in doctoral program can be applied and give positive contribution for technology development in Indonesia. Some plans after completing the study are as follows:

  • Initiate The Center of Optical Communication study and conduct the research in the field of Electro-Optical Engineering, especially in Optical Communication Technology, contribute to the development of these disciplines and produce the publication of journals and patents.
  • Develop teaching materials in the field of Electro-Optical Engineering, especially in Optical Communication Technology to give students the latest knowledge and skills in this field.
  • Able to synergize the academic world and the industrial world in the field of Optical Communication Technology
  • Collaborate with National Formosa University conduct joint research in the field of Optical Communication Technology, publish some joint paper or joint conference.

(Indonesian)  

Setelah menyelesaikan studi, saya harus kembali ke Indonesia, karena saya memiliki ikatan perjanjian dengan universitas saya. Diharapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama studi di program doktoral dapat diaplikasikan dan memberikan kontribusi bagi pengembangan teknologi di Indonesia. Beberapa rencana setelah menyelesaikan studi di Taiwan adalah sebagai berikut:

  • Menginisiasi Pusat Studi Komunikasi Optik dan melakukan penelitian di bidang Teknik Elektro-Optik, khususnya dalam Teknologi Komunikasi Optik, berkontribusi pada pengembangan disiplin ilmu ini serta menghasilkan publikasi jurnal dan paten.
  • Mengembangkan bahan ajar di bidang Teknik Elektro-Optik, terutama dalam Teknologi Komunikasi Optik untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan mutakhir di bidang ini kepada para mahasiswa.
  • Mensinergikan dunia akademik dan dunia industri di bidang Teknologi Komunikasi Optik.
  • Bekerja sama dengan National Formosa University dalam melakukan penelitian bersama di bidang Teknologi Komunikasi Optik, menghasilkan publikasi bersama atau menyelenggarakan konferensi bersama.

6.  How do you think studying in Taiwan can benefit you in your future career?

(English)

Studying in Taiwan has increased my knowledge about the latest developments in optical communication technology. Besides that, studying in Taiwan has also improved my ability in doing research. Because I work at a university as a lecturer in Indonesia, these two things are very valuable. In addition, the opportunity to meet and make friends with various people from various countries is also a valuable investment in the future in building cross-country collaboration and cooperation. Experience to know about learning systems in Taiwan is also valuable, which can be a comparison in the management of universities in Indonesia. Of course, increasing in the language ability, both in English and Mandarin, is the added value in the future career.

(Indonesian)  

Belajar di Taiwan telah meningkatkan pengetahuan saya tentang perkembangan terbaru dalam teknologi komunikasi optik. Selain itu, belajar di Taiwan juga meningkatkan kemampuan saya dalam melakukan penelitian. Karena saya bekerja di universitas sebagai dosen di Indonesia, kedua hal ini merupakan bekal yang sangat berharga. Selain itu, peluang untuk bertemu dan menjalin pertemanan dengan orang dari berbagai negara juga merupakan investasi berharga di masa depan dalam membangun kolaborasi dan kerja sama lintas negara. Kesempatan menjalani sistem pembelajaran di Taiwan juga merupakan pengalaman berharga, yang dapat menjadi perbandingan dalam manajemen universitas di Indonesia. Tentu saja, peningkatan kemampuan bahasa, baik dalam bahasa Inggris maupun Mandarin, merupakan nilai tambah bagi karir di masa mendatang.

7.  What do you see as your key achievements during your studies in Taiwan?

(English)

The most important achievement that I have reached during my studies in Taiwan was the increased in the ability to conduct research and in writing publications in reputable journals. This achievement come from the guidance of lecturers who patiently direct and provide valuable suggestion when I am facing problems in research and publication. Here I learn how to explore research ideas effectively and efficiently, how to ensure those ideas are novelty ideas, how to design an idea into a technical research plan, and how to write a paper well so that it increases the possibility to be accepted in reputable journals. Systematic steps and tips for doing research, from ideas to publications, are very important.

(Indonesian)  

Pencapaian paling penting yang saya raih selama studi di Taiwan adalah meningkatnya kemampuan untuk melakukan penelitian dan menulis publikasi di jurnal-jurnal bertaraf internasional. Pencapaian ini berkat bimbingan dari dosen yang dengan sabar mengarahkan dan memberikan saran berharga ketika saya menghadapi kendala dalam penelitian dan publikasi. Di sini saya belajar bagaimana mengeksplorasi ide-ide penelitian secara efektif dan efisien, bagaimana memastikan ide-ide itu merupakan ide-ide baru dan inovatif serta bermanfaat, bagaimana merancang ide tersebut menjadi rencana teknis penelitian, serta bagaimana menulis naskah jurnal dengan baik sehingga meningkatkan peluang untuk diterima di jurnal bereputasi. Langkah-langkah sistematis dan kiat untuk melakukan penelitian, sejak dari ide hingga publikasi, merupakan hal yang sangat penting.

8. What advice do you have for other foreign students who may want to come to Taiwan to study?

(English)

For prospective students who want to study in Taiwan, some advice can be given are:

  • Looking for target universities through websites, from friends who study in Taiwan, find as much information about the learning system there, also the ranking of these universities, both in Taiwan and in the world may become your consideration.
  • Before starting studies in Taiwan, you should open the official website of the university you are going to, see the profile of the lecturer, find the lecturers who are suitable with the field you want to study on, see the lecturer publications, start communicating via email to discuss some research ideas to be conducted.
  • Although studying in an international program with English program, mastering Mandarin, especially everyday languages, will be very helpful during your studies in Taiwan.

(Indonesian)  

Bagi calon mahasiswa yang ingin studi di Taiwan, beberapa saran yang dapat diberikan adalah:

  • Mencari universitas sasaran melalui situs web ataupun dari para mahasiswa yang sedang belajar di Taiwan, dapatkan sebanyak mungkin informasi tentang sistem pembelajaran di universitas tersebut; peringkat universitas, baik di tingkat Taiwan maupun dunia dapat menjadi salah satu pertimbangan.
  • Sebelum memulai studi di Taiwan, Anda harus membuka situs web resmi universitas sasaran Anda, lihat profil dosen di departemen yang Anda tuju, cari dosen yang bidang keahliannya sesuai dengan bidang yang ingin Anda pelajari, lihat publikasi dosen tersebut, mulailah berkomunikasi via email untuk membahas beberapa ide penelitian yang dapat dilakukan saat Anda telah resmi studi di universitas tersebut.
  • Meskipun belajar di program internasional dengan bahasa pengantar Bahasa Inggris, namun menguasai bahasa Mandarin, terutama bahasa sehari-hari, akan sangat membantu selama studi Anda di Taiwan.